Selamat datang kembali di www.ternakayamkampung.com, Media penghubung antar peternak ayam kampung serta pelanggan.

Search Here

Kebutuhan Pakan Untuk Ayam Kampung Asli

Untuk memulai ternak atau breeding ayam kampung asli ada baiknya kita ketahui tentang kebutuhan pakan untuk ayam kampung asli per ekor seharinya. Mengetahui kebutuhan pakan untuk ayam ini sangat penting dalam tata cara beternak ayam kampung. Kebutuhan pakan untuk ternak ayam kampung asli ini membutuhkan 70% dari modal kita beternak. Jadi untuk memaksimalkan pendapatan dari hasil beternak kita harus jeli memilih pakan yang berkualitas namun tetap murah. Menurut Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian DKI Jakarta Th 1996 kebutuhan ayam dibagi menjadi 2. Yaitu kuantitas dan kualitas pakan ayam untuk ayam kampung asli.

1. Kuantitas
Adalah jumlah kebutuhan ayam dihitung dari jumlah yang dibutuhkan setiap harinya. Kuantitas di sini bukan berarti banyaknya kandungan gizi yang ada di pakan, tetapi jumlah pakan yang dibutuhkan ayam kampung asli
2. Kualitas
Adalah jumlah kebutuhan gizi ayam dihitung dari jumlah kebutuhan kalori, vitamin, mineral dan lain sebagainya untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan ayam kampung asli. Untuk poin 2 (dua) ini tentang kebutuhan pakan yang mengandung zat tertentu sudah kami tulis pada kebutuhan nutrisi ayam kampung

Kuantitas (jumlah pakan yang dibutuhkan)  ayam
Untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam kampung asli kita bisa membaginya berdasarkan umur ayam. Berbeda umur dan berat kebutuhan pakan akan nutrisi atau gizi juga berbeda. Berikut ini kebutuhan pakan akan nutrisi ayam berdasarkan umur

kebutuhan pakan ayam kampung

Kebutuhan pakan ayam kampung

Menurut sumber lain kebutuhan pakan ayam kampung berdasarkan umur yaitu :
Umur 1 Minggu : 7 gr/ekor/hari
Umur 2 Minggu : 19 gr/ekor/hari
Umur 3 Minggu : 34 gr/ekor/hari
Umur 4 Minggu : 47 gr/ekor/hari
Umur 5 Minggu : 58 gr/ekor/hari
Umur 6 Minggu : 66 gr/ekor/hari
Umur 7 Minggu : 72 gr/ekor/hari
Umur 8 Minggu : 74 gr/ekor/hari

Dilihat dari daftar di atas memang kebutuhan pakan ayam kampung lebih sedikit daripada ayam ras. Ini dikarenakan ayam kampung memang memerlukan ransum dan nutrisi yang selalu berkurang saat ayam berlarian atau beraktifitas. Beda dengan ayam ras yang hanya sedikit beraktifitas.

Pemberian pakan dan juga kebutuhan pakan atau ransum untuk ayam kampung asli disesuaikan dengan jenis atau sistem pemeliharaan. Dengan pemilihan sistem pemeliharaan berarti berbeda pula kebutuhan ransum atau pakan. Artinya kebutuhan pakan ayam kampung adalah kondisional berdasar sistem pemeliharaan.

*) Data diambil dari berbagai sumber. Jika terjadi perbedaan itu hanya faktor penghitungan saja. Bukan patokan resmi. Namun pada kenyataannya kebutuhan pakan ayam akan lebih sedikit dan lebih besar tergantung bagaimana pemeliharaan. 
Besar kecilnya kebutuhan pakan untuk ayam kampung asli juga berdasar dari kualitas pakan. Semakin bagus pakan ayam tersebut, semakin besar pula kebutuhan per hari per ekornya. Namun dihasilkan dengan berat dan pemeliharaan yang lebih cepat.
Pemenuhan kebutuhan pakan akan mempengaruhi pada berat ideal ayam kampung asli.

Terakhir diperbarui 05 November 2013 

Membedakan Jenis Kelamin Anak Ayam

membedakan jenis kelamin anak ayam
Membedakan jenis kelamin anak ayam dalam istilah peternakan disebut chick sexing. Yaitu proses seleksi ayam berdasarkan jenis kelamin. Proses menyeleksi jenis kelamin anak ayam ini pertama kali ditemukan di Jepan pada tahun 1933 oleh Prof. Masui dan Hasimoto. Dalam tujuan bisnis ternak ayam kampung chick sexing memiliki peranan penting dalam sistem pemeliharaan ternak ayam. Membedakan jenis kelamin DOC umur 1 hari memang sangat sulit. Dengan sedikit kesabaran dan ketekunan metode itu sangat mudah dan menarik untuk dilakukan. Berikut penjelasan cara membedakan jenis kelamin ayam pada umur 1 hari tersebut.

Tujuan
Mengetahui jenis kelamin bibit ayam kampung serta membedakan ayam berdasarkan pejantan dan betina.
Manfaat
Memberi perlakuan khusus terhadap pejantan dan betina
Mengelompokkan ayam berdasar jenis kelamin
Membuat rencana ternak berdasar jenis kelamin
Menyeleksi ayam berdasar jenis kelamin pada umur 1 hari

Setelah mengetahui tujuan dan manfaat membedakan jenis kelamin anak ayam maka langkah selanjutnya adalah chick sexing tersebut. Menyeleksi anak ayam atau DOC umur 1 hari lebih sulit dibanding ayam dewasa. Maka dari itu penulis ingin berbagi tips chick sexing tersebut.

1. Vent Sexing
Vent sexing adalah membedakan jenis kelamin berdasarkan lubang alat kelamin atau cloaca. Artinya kita harus melihat jenis kelamin dari sana. Untuk calon pejantan memiliki tonjolan seperti jerawat atau lubang jarum berwarna kuning, putih dan bahkan ada yang hitam sedangkan untuk calon betina tidak ada. Sedangkan bagi betina memiliki ovarium yang merupakan sel telur yang berbentuk seperti V. Vent sexing sangat sulit dikarenakan membedakan tonjolan yang sangat kecil. Namun bagi yang sudah berpengalaman maka vent sexing sangat mudah.
Pada kenyataannya tonjolan calon pejantan kadang tidak ada dan untuk betina malah ada tonjolan. Untuk itu mengapa peternakan besar yang memiliki sexer (petugas seleksi jenis kelamin) tidak bisa menjamin 100% ketepatan seleksi. Dengan metode ini masih menyisakan 5% ketidak pastian jenis kelamin.
vent sexing

2. Feather Sexing
Pada tahun 1969 metode membedakan jenis kelamin diperbaharui yaitu dengan Feather sexing yaitu menentukan jenis kelamin pada DOC dengan memperhatikan bagian tubuh ayam. Dalam hal ini adalah sayap pada anak ayam yaitu sayap primer dan sayap sekunder. Ayam betina lebih cepat tumbuh dari pada ayam pejantan. Sedangkan untuk calon pejantan biasanya lebih cepat besar. Dengan metode Feather sexing ini maka penyeleksian anak ayam akan lebih murah, mudah dan akurasi seleksi akan lebih tepat.
perbedaan pejantan dan betina

3. Alternatif Lain
Pada alternatif lain adalah menyeleksi bagi anak ayam yang masih ragu atas jenis kelamin tersebut. Alternatif yang digunakan adalah menunggu sampai tumbuh bulu secara penuh. Biasaya ayam yang berwarna mencolok akan menjadi pejantan. Itu sebabnya pejantan mempunyai warna yang beragam dari betina untuk menarik pasangannya. Seperti itulah salah satu cara beternak ayam kampung Anda tertarik bukan dengan warna bulu ayam kampung yang beragam? Itu sebabnya mengapa kita memilih ternak ayam kampung.

Cara Ternak Ayam Kampung Asli

Anda suka dengan ayam kampung asli? dengan bulunya yang beraneka ragam, tingkahnya yang menggemaskan belum lagi sebelum kita bangun pagi, kita sudah disambut dengan suara kokok ayam yang menambah semangat pagi kita. Anda ingin beternak ayam kampung asli? Blog ternak ayam kampung asli ingin berbagi seputar cara ternak ayam kampung asli.

Sebelum melakukan usaha ternak ayam kampung, ada baiknya anda mengetahui teknis budidaya ayam kampung melalui dunia ayam kampung asli dan mengapa kita memilih ternak ayam kampung asli. Dengan adanya landasan teori tersebut kita akan semakin yakin dan maksimal dalam ternak ayam kampung asli.

Untuk cara budidaya atau ternak ayam kampung asli ini saya bagi ke dalam beberapa tahapan ternak ataupun pelaksanaan. Adapun tata cara budidaya ternak ayam kampung asli adalah sebagai berikut :
1. Ketahuilah dunia ayam kampung
Pengetahuan dunia ayam kampung merupakan tahap awal beternak ayam kampung asli. Dengan mengetahui ciri, karakter dll dapat memantapkan langkah kita membangun peternakan ayam kampung.
2. Pemilihan bibit/Induk ayam kampung asli
Langkah ini adalah pedoman untuk memaksimalkan produk ternak kita. Apakah mau pedaging atau petelur. Jadi pastikan pemilihan bibit ayam haruslah yang terbaik.
3. Pemberian Pakan
Banyak sekali manajemen tentang pemberian pakan. Biaya, cara, serta kualitas pakan menentukan keberhasilan ternak ayam kampung.
4. Sistem Perkandangan
Perkandangan penting demi kelancaran pemeliharaan. Perencanaan, pembuatan serta perbaikan sungguhlah perlu dimanajemen dengan tepat.
5. Pemecahan Masalah/Penyakit dan Pengobatan
Masalah terbesar peternakan ayam adalah tentang penyakit. Perlu adanya pencegahan dan pengobatan penyakit ayam dengan tepat.
6. Pengoptimalan Hasil Ternak
Ternak ayam tidak semudah membalikkan tangan, tinggal dipelihara sudah beres. Tidak seperti itu, memang pada awalnya tidak seperti yang tertulis di analisa ternak. Namun dengan perbaikan manajemen saya yakin hasil ternak juga akan bertambah optimal dan maksimal.
7. Pemasaran/Panen
Pemasaran hasil panen adalah proses terakhir demi kelangsungan ternak di kemudian hari. Pemasaran yang kurang tepat dapat memutus rantai usaha ini.
8. Analisa Usaha
Analisa usaha kami terapkan pada akhir dengan maksud untuk evaluasi usaha ternak ayam kampung. Dengan memakai langkah ini kami berharap untuk memperbaiki kesalahan dalam usaha ternak ayam kampung serta manajemen sebelumnya.
9. Pengukuran, Penilaian, Evaluasi dan Assesment
Tahap terakhir perlu dilakukan dan semua diperbaiki dari awal hingga akhir. Dari ketiga kata tersebut dapat digolongkan bermacam-macam. Berikut penjelasannya :
Pengukuran berarti membandingkan sebuah produk dengan produk tertentu dan dinyatakan dengan sebuah ukuran.

Penilaian adalah suatu pertimbangan profesional atau proses dan dimungkinkan peternak mengambil pertimbangan (langkah lebih lanjut) mengenai suatu nilai tersebut. Dalam hal ini produktifitas dan kualitas hasil ternak.

Assesment adalah kegiatan yang dilakukan pada awal proses manajemen antisipasi dari sebuah informasi (tercatat) untuk mengidentifikasi (analisis) resiko (yang mungkin terjadi) beserta bentuk kontrol untuk mencegah resiko-resiko tersebut.

Dengan mengetahui tata cara budidaya ayam kampung asli tersebut diharapkan pemeliharaan ayam kampung akan semakin baik dari masa ke masa. Sampai tujuan mendapatkan hasil yang optimal dapat tercapai. Artikel mengenai cara budidaya ayam kampung ini akan terus kami kembangkan dan update seiring recording atau pembukuan yang kami buat.

Anda pengunjung baru? Lihat tata cara berternak ayam kampung pada halaman utama blog ini untuk kemudahan pencarian.

*) Artikel ini bukan cara pemeliharaan ayam kampung namun cara beternak ayam sesuai langkah-langkahnya. Cara pemeliharaan dapat dilihat pada halaman utama blog ini.

Terakhir diperbarui 06 Februari 2013

Mengapa Memilih Ternak Ayam Kampung Asli?

Ayam kampung asli adalah ayam khas Indonesia. Asli ayam dari beberapa daerah di Indonesia. Dalam artikel ini penulis ingin mengulas mengapa kita memilih ayam kampung sebagai ternak kita. Ayam kampung memiliki beberapa keunggulan dibanding ayam khas negeri.

Mengapa memilih ayam kampung asli?
Ayam kampung memiliki potensi tersendiri dibanding ayam ras seperti broiler ataupun ras-ras lain. Alasan mengapa memilih ternak ayam kampung asli adalah :
1. Harga relatif lebih tinggi
Harga daging maupun telur ayam kampung asli memiliki nominal yang lebih tinggi dibanding ayam ras seperti DOC Super ataupun broiler. Ini dikarenakan pemeliharaan memerlukan waktu dan biaya yang lebih dibanding ayam ras. Harga ini disebabkan masih kurangya jumlah peternak ayam kampung asli. Saya sendiri masih kesulitan mencari telur dan bibit yang susah dicari. Ini merupakan alasan mengapa memilih ternak ayam kampung asli.

2. Nutrisi yang lebih dari ayam dan daging telur
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa ayam kampung memiliki nutrisi yang lebih tinggi dibanding ayam ras. Lemak yang rendah dan berbagai protein yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

3. Pemeliharaan mudah
Pemeliharaan yang mudah dan tidak ribet juga menjadi alasan mengapa memilih ternak ayam kampung asli. Kita sudah sering menjumpai di daerah sekitar yang memelihara ayam kampung asli. Tinggal bagaimana menjadikan ternak ayam kampung lebih intensif dan optimal

4. Potensi pasar masih bagus
Banyak diantara konsumen lebih memilih ayam kampung asli ketimbang ayam ras. Mereka beranggapan ayam kampung masih menjadi pilihan dan mempunyai kelebihan tersendiri. Ayam ras seperti broiler berasa hambar, dan ayam kampung super yang kurang laku jika dijual di pasar ataupun dari segi pemasaran.

5. Perkembangan merata
Salah satu kelebihan ayam kampung adalah dari segi perkembangan. Banyak rumah makan atau konsumen terbesar menginginkan berat dan jumlah yang seimbang dan hampir sama persis. Tidak seperti ayam kampung super yang perkembangan badan tidak merata.

6. Ternak Multi Fungsi
Dikarenakan ternak multi fungsi adalah berbagai hasil ternak yang dapat kita kembangkan mulai dari telur, DOC, ayam dara, induk bahkan sampai limbah kotoran, bulu dll mampu mendatangkan rupiah. Jadi alasan memilih ternak ayam kampung adalah tepat. Selain itu ayam kampung sendiri mampu dijadikan sebagai tujuan bisnis yang berbeda seperti suara kokok (ayam hias), ayam aduan, ayam pedaging, ayam petelur, bahkan sebagai klangenan atau untuk adat (ayam cemani).

Itulah sedikit keunggulan dari mengapa kita memilih ayam kampung asli. Tentu masih banyak keunggulan atas ayam kampung yang tidak tertulis di sini. Jadi jenis ayam apa yang akan sahabat budidaya?

Motivasi peternak
diambil dari bacaan Alkitab Setahun : Amsal 4; Yohanes 14; 1 Tawarikh 20-22
Biarlah kita menerima tanggung jawab, bahwa kita punya kuasa untuk memilih, dan apa yang kita pilih akan menentukan menjadi apakah kita di masa mendatang.
Bahwasanya karunia Tuhan terbesar adalah kuasa untuk memilih.