Selamat datang kembali di www.ternakayamkampung.com, Media penghubung antar peternak ayam kampung serta pelanggan.

Search Here

Manfaat Daun Enceng Gondok Untuk Ayam

daun enceng gondok
Daun enceng gondok sering dianggap remeh bagi sebagian besar orang. Namun dalam bidang peternakan ayam kampung dan ternak lainnya daun enceng gondok memiliki nilai ekonomis dan efektif untuk budidaya ayam kampung.

Penambahan daun enceng gondok dirasa penting demi menghemat biaya pakan. Dalam hal ini dikarenakan daun enceng gondok adalah tanaman dengan perkembangan sangat cepat namun dapat dijumpai di sekitar kita. Bahkan dapat dikatakan untuk mendapatkan daun enceng gondok adalah dengan harga yang murah bahkan gratis dan tidak akan habis. Apa saja manfaat daun enceng gondok untuk ternak, mari kita bahas bersama

Tentang
Daun enceng gondok (Eichornia Crassipes) adalah tanaman air dan biasa tumbuh pada permukaan air seperti di kolam, sungai, rawa, danau, dan beberapa tempat dengan genangan air lainnya. Di berbagai daerah tanaman enceng gondok ini sering dianggap sebagai hama dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman ini cukup cepat sehingga banyak orang ingin membersihkannya. Banyak anggapan bahwa sungai-sungai yang terdapat tanaman enceng gondok ini dapat menyebabkan mampetnya saluran air dikarenakan dapat menimbulkan tumpukan sampah.

Kegunaan
Digunakan sebagai bahan kerajinan tangan serta meubel
Digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam, bebek, kambing dan ternak lainnya
Digunakan sebagai pelindung kolam dari pemangsa ikan
Digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk tanaman
Mampu menyembuhkan penyakit tertentu (dalam penelitian)
Dapat digunakan sebagai sayur dan aman dimakan manusia

Dalam hal ini kami ingin mengulas tentang pemberian bahan dasar enceng gondok demi mengoptimalkan produksi telur ayam kampung. Menurut Far Wu daun enceng gondok ini sudah dibuktikan pada bebek dengan kualitas telur yang semula 57,7 setelah diberi campuran daun enceng gondok mencapai 59,19 gr/butir. Dengan mengacu hal tersebut kami mencoba memberikan irisan daun enceng gondok ke dalam ransum ayam kampung.

Menurut Balitnak
Dari hasil uji lab dan penelitian berikut tabel daftar nutrisi dari daun enceng gondok
komposisi daun enceng gondok

Manfaat Daun Enceng Gondok Untuk Ayam Kampung
1. Kalsium daun lebih tinggi dari pada akar dan batang
Fungsi kalsium yaitu menetralkan asam organik hasil metabolisme seperti asam oksalat berupa racun bagi ternak itu sendiri
2. Kandungan karoten daun lebih tinggi sekitar (109.000 UI/100gr)
Fungsi karoten tinggi mampu menggantikan konsentrat protein daun (pengganti bekatul)
3. Provitamin A
Fungsi provitamin ini berguna untuk menambah warna kuning telur
4. Protein
Protein dalam daun enceng gondok berupa protein kasar sebanyak 40% sedangkan sisanya protein murni setara dengan kedelai dan susu.

Pemberian
Untuk pedaging maksimal 10%
Untuk petelur maksimal 16%

Balitnak menegaskan bahwa pemberian daun enceng gondok tidak mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas ayam kampung asalkan pemberian daun masih dalam keadaan segar (hijau) tentu dicampur dengan bahan pakan lainnya. Kami menginformasikan bahwa pemberian daun enceng gondok ini berakibat pada warna kotoran ayam berwarna sedikit kehitaman. Dalam hal ini kami menganjurkan pemberian minum menggunakan manfaat air gula jawa sebagai penambah asam untuk daun enceng gondok ini.

Anda bisa melihat dan mengunduh file artikel di atas dari balitnak. Untuk download artikel silahkan menuju ke halaman berikut. Jika sudah tekan save!
Referensi : Balitnak

Ukuran Denah Kapasitas Kandang Ayam Kampung

Sahabat ternak dalam pembuatan kandang dapat menekan biaya produksi yaitu dengan menentukan ukuran denah kapasitas kandang ayam kampung. Ukuran kandang dipengaruhi oleh kapasitas ayam di dalamnya. Begitu sebaliknya jumlah ayam yang dibudidaya mempengaruhi ukuran kandang. Oleh sebab itu dalam artikel ini kami mencoba membuat ukuran dari sebuah kandang dan kapasitas ternak dalam sebuah kandang beserta denah kandang dengan tujuan menghemat biaya produksi serta tempat khusus untuk ternak ayam kampung semi intensif.

Ukuran kandang serta kapasitas di dalamnya memang tidak ada ukuran baku, namun jika tidak sesuai dengan situasi penghuninya maka akan berakibat buruk untuk ternak itu sendiri.

Tujuan menentukan ukuran :
1. Memaksimalkan tingkat pertumbuhan ayam berdasar umur
2. Mengurangi kanibalisme
3. Menentukan bahan yang akan digunakan
4. Menentukan biaya yang akan dikeluarkan
5. Pemanfaatan lahan serta keadaan kandang
6. Perbaikan managemen kandang
7. Membuat kandang ayam kampung yang baik.

Denah Kandang Sistem Litter
Denah Kandang Sistem Ren
Gambar dan denah kandang sudah tertera pada galery kandang ayam kampung.

Acuan Ukuran dan Luas Kandang
a. 1-7 hari 30-50 ekor per m2
b. 7-14 hari 25-30 per m2
c. 14-21 hari 20-25 per m2
d. 21-30 hari 15-20 ekor per m2
e. 30-60 hari 7-10 ekor per m2
f. 60-90 hari 5-7 ekor per m2
g. >90 hari (induk) 1 ekor per m2
*) Pada teorinya memang berdasar ukuran per m2 namun pada kenyataannya para peternak hanya berpedoman pada luas kandang yang dibuat. Misalkan selama pemeliharaan dibutuhkan 3 kali pindah kandang jadi pembuatan kandang tidak serumit teori di atas. Kecuali untuk sistem batery dalam budidaya ayam kampung intensif.

Menghitung Ukuran Luas Kandang Untuk Kapasitas Tertentu
Untuk mencoba pemahaman kita menghitung ukuran luas kandang dari data di atas coba hitung berapa luas kandang yang diperlukan jika kita memelihara 350 ekor di setiap usianya. Berikut cara menghitungnya :
a. Tentukan jumlah ayam
b. Cari selisihnya
c. Hitung luas hasil akhir

Contoh :
Jumlah kandang ayam (m2) = jumlah ayam / ukuran luas kandang per m2
                                              = 350 : 50 ekor/m2
                                              = 7 m2
*) Ukuran penghitungan di atas mengacu pada bentuk persegi. Dalam kenyataannya bentuk kandang hanya memanfaatkan ruang atau halaman tertentu dengan bentuk beragam. Intinya adalah sisakan 1/4 ruang bebas dari kapasitas penuh untuk tujuan ruang gerak dan tempat pakan dan minum.

Ukuran Jeruji Pagar atau Kurungan
Bila sahabat memakai bambu untuk jerujinya, atau jika sahabat ternak menggunakan jaring (seperti yang kami gunakan) pasti membutuhkan acuan agar penghematan bahan, berikut ini pengalaman kami memakai jeruji dari bambu dan jaring. Dengan harapan atau 2 tujuan utama yakni ayam tidak kabur dan penggunaan bilah bambu/jaring lebih irit supaya biaya pembuatan kandang lebih efektif dan efisien.

Usia 1-2 bulan adalah 1 cm (1 jari orang dewasa)
Usia 2-3 bulan adalah 2,5 cm (2 jari orang dewasa)
Usia Dewasa adalah 3,5 cm (4 jari orang dewasa)

*) kami tidak mencantumkan kandang usia DOC karena penggunaan kandang semacam jeruji hanya untuk 1 bulan ke atas. Sementara pembuatan kandang sudah kami ulas pada manajemen brooding DOC sederhana.

Ukuran Indukan (Intensif)
Seiring bertambahnya ayam baik indukan maupun DOC untuk ukuran indukan kami membuat kandang dengan pola mengikuti ukuran balok kayu (usuk) yakni panjang 3m dan dijadikan 2 potong. Pada akhirnya menghasilkan 1,5m bentuk persegi. Atau p x l x t adalah 1,5 meter dengan kapasitas per kandang induk yaitu perbandingan jantan dan betina adalah 1 : 5 ekor.

Terakhir diperbarui 17 Februari 2014
Referensi : Agus Murtidjo, Bambang (1992) Mengelola Ayam Buras : Kanisius, Yogyakarta  

Bubul Pada Anus DOC Ayam Kampung

bubul pada anus ayam kampung

Bubul pada anus DOC ayam sering terjadi akibat kesalahan manajemen pemeliharaan ternak. Banyak sekali efek atau masalah yang dapat terjadi dimulai pada bubul sekitar anus. Pada intinya adalah masalah pertumbuhan DOC kurang seragam. Lebih parah lagi jika tidak cepat-cepat ditangani akan menimbulkan kematian karena anak ayam susah untuk membuang sisa metabolisme tubuh. Dalam artikel ini kami mengulas pada masalah bubul ini terutama pada saat penanganan DOC. Mari kita bahas.

Bubul atau dobol (bahasa jawa) dalam pengertian kami sebagai peternak pemula yaitu pengerasan sisa metabolisme atau feses ayam yang tidak sempurna. Bubul ayam ini dimuali dari keluarnya kotoran ayam yang tidak sempurna (mencret) tidak jatuh ke tanah namun di bagian bulu sehingga membentuk cairan yang melekat di bulu sekitar anus. Kejadian seperti ini jika tidak diketahui peternak, sementara kotoran terus keluar dibarengi dengan suhu sekitar 30 derajad akan mempercepat pengerasan kotoran di sekitar anus.

Penyebab
Sebab utama masalah dubul ini sering terjadi pada masa pemeliharaan awal (DOC) dan pada manajemen brooder doc kurang tepat yakni masalah managemen pemberian pakan. Disamping itu ada beberapa penyebab masalah ini diantaranya :
1. Pemberian pakan
Pemberian pakan sudah kami tulis sebelumnya, jadi untuk pemberian masa DOC ini seharunya pakan berbentuk tepung (mash) sehingga mampu dicerna oleh usus dan tidak menimbulkan diare berkepanjangan. Kami sudah menulisnya pada jenis pakan ayam berdasar bentuk dan cara pemberian pakan ayam dengan tepat.

2. Suhu terlalu panas
Suhu dalam brooder (pemanas/box/chicken guard) dapat mencapai lebih dari 32 derajad. Akibatnya DOC kebanyakan minum sehingga terjadilah diare dan pengerasan kotoran terjadi lebih cepat.

3. Penyakit
Banyak penyakit seperti berak kapur dll dapat menimbulkan masalah ini. Jadi segeralah lakukan penanganan agar masalah bubul ini dapat kita hindari.

Akibat
Banyak sekali akibat dari masalah bubul pada anus untuk ayam usia muda. Seperti disinggung pada paragraf awal bahwa banyak sekali akibat dari masalah ini. Berikut pengalaman kami :
a. Menghambat metabolisme tubuh
Memang ayam kelihatan segar, lincah namun dibalik itu ayam akan menahan "pup"nya karena susah keluar sempurna (jika sudah mengalami pengerasan)
b. Menghambat pertumbuhan
Pada awalnya masalah ini bukan masalah serius, namun jika terjadi beberapa hari bubul dapat berakibat pada pertumbuhan kurang optimal
c. Keseragaman bobot
Jika peternak mengacu pada bobot ayam yang dijual justru ini masalah serius karena dapat memperlama masa pemeliharaan. Kejadian ini sering kali terjadi dan dapat mengakibatkan ayam yang mengalami masalah bubul lebih kecil dan ringan dari teman sekoloninya.
d. Kematian
Seperti saat ayam tidak bisa bab (buang air besar) dengan lancar, maka dapat menimbulkan kekurangan nafsu makan. Lama kelamaan ayam akan mati karena kekurangan energi dan nutrisi.

Penanganan
Jika sahabat ternak mengalami masalah seperti gambar di atas, segeralah lakukan penanganan agar akibat buruk tidak terjadi. Berikut cara mengatasi masalah ini dari kami :
1) Ambil DOC dari brooder dengan ciri-ciri kotoran menempel pada bulu sekitar anus.
2) Bersihkan dengan tissue pembersih yang sebelumnya diberi air hangat
3) Tunggu hingga kering atau lap dengan tissue kering
4) Kembalikan ke kandang

Jika sahabat sudah menemukan DOC dengan bubul keras dan besar itu tandanya masalah ini sudah terjadi beberapa bari. Lakukan penanganan sebagai berikut :
a) Ambil ayam yang sedang mengalami masalah tersebut
b) Rendam bubul atau pantat ayam ke dalam air hangat setelah beberapa menit. Dengan tujuan kotoran mudah dibersihkan
c) Lap dengan tissue kering dan tunggu hingga kering
d) Masukkan ke dalam kandang.

*) Penanganan masalah ini jika tidak tepat (terburu-buru) dapat menyebabkan kematian walaupun anus DOC tidak mengalami pendarahan. Akibat buruk ini terjadi karena stress berlebih pada ayam.

Pencegahan
Selama pemeliharaan dan sistem pengelolaan ternak baik masalah bubul ini tidak akan terjadi lagi dalam urusan budidaya ayam kampung. Memang untuk pemula seperti saya kerap sekali terjadi, tetapi apakah kejadian serupa akan terulang kembali jika kita sudah mengalaminya? Berikut ini ada kata-kata bijak sederhana namun sangat bermanfaat bagi kita semua terutama untuk penulis blog ternakayamkampung.com :D
Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin maka sesungguhnya ia orang yang beruntung, barang siapa hari ini sama dari hari kemarin maka sesungguhnya ia adalah orang yang rugi dan barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia adalah orang yang celaka.

Salam sukses peternak ayam kampung Indonesia!


Kurangnya Nafsu Makan Pada Ayam Kampung

Sahabat ternak, musim penghujan tiba sementara suhu lingkungan tidak stabil. Terkadang siang cukup terik sementara tiba-tiba turun hujan. Akibat keadaan lingkungan seperti ini dapat menimbulkan stress pada ayam kampung. Kurangnya nafsu makan terjadi akibat ayam tidak bisa makan dengan tenang.
Bila tata cara pemeliharaan sudah dilakukan dengan baik namun masalah nafsu makan masih saja terjadi mungkin kita melewatkan hal-hal ini. Dalam artikel ini kami mencoba menyimpulkan beberapa penyebab dan mengatasi masalah kurangnya nafsu makan pada ayam kampung. Berikut penyebab kurangnya nafsu makan ayam :
1. Ayam tidak sehat
Ayam tidak sehat ditandai dengan tingkah laku seperti lesu, kaki ditekuk, sayap melemah, bulu kusut, mata tidak bulat, hidung berair dan lain-lainnya serta menunjukkan gejala-gejala ayam terserang penyakit. Hal-hal sering terjadi ketika hidung berair dan hidung ayam tersumbat. Ini jelas menurunkan nafsu makan ayam kampung. Hal ini terjadi saat cuaca dingin dan cobalah cek saluran pernafasannya. Sebelum terjadi hilangnya selera makan segeralah lakukan tindakan penanganan menurut penyakitnya.
2. Suhu dan Kelembaban
Suhu terlalu tinggi dan terlalu rendah serta pergantian suhu terlalu cepat dapat menimbulkan ayam kurang nafsu makan. Keadaan ini terjadi salah satunya disebabkan karena perpindahan tempat, hujan turun, serta padamnya sumber panas. Suhu tepat untuk ayam kampung hampir sama dengan suhu untuk ayam broiler yaitu antara 25-32 derajad celsius untuk selengkapnya lihat pada suhu ideal ayam kampung.
 3. Pakan
Banyak sekali akibat kurangnya nafsu makan dari segi ini. Baik itu cara pemberian, jenis pakan hingga kualitas pakan. Seperti pemberian pakan tidak sesuai umur, pakan tidak sama besar saat dicampur, pakan tidak sesuai standar yang dianjurkan serta pakan basi. Segeralah lakukan penanganan jika teknis pemberian pakan tidak tepat. Cara pemberian pakan sudah kami tulis pada cara memberi pakan pada ayam kampung (sistem semi intensif).

Tips agar nafsu makan kembali yaitu bolak-baliklah pakan tersebut.

Tips lain yang mungkin bisa dicoba agar nafsu makan ayam dapat kembali :
a. Pakan yang baik adalah pakan yang terkandung nutrisi lengkap dan standar digunakan
b. Tambahkan air jika nafsu makan turun
c. Berikan tambahan irisan daun sledri dan kubis sebagai campuran ransum (untuk ayam kampung organik)
d. Kadar air dalam pakan seharusnya tidak melebihi dari 14% (SNI)
e. Nafsu makan turun bisa jadi anda terlalu sering / semangat memberi pakan, jadi berilah sewajarnya saja.
f. Mengganti jenis pakan secara ekstrim dapat menurunkan nafsu makan. Artinya penggantian pakan misal dari konsentrat 100% ke butiran penuh.

Sekian tips singkat tentang kurangnya nafsu makan. Semoga membantu bagi yang sedang mengalmi permasalahan ini. Akhir kata salam sukses peternak ayam kampung asli Indonesia.

Terakhir diperbarui 05 Februari 2013

Next Post:

Previous Post: